Kota  

PMPHI Menilai Prabowo Punya Semua, Bukan Hanya “Tongkat Si Musa”

CORAKNEWS.COM, MEDAN,– Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat menjelaskan, Prabowo sepertinya hanya untuk melindungi Jokowi dan Luhut, bukan untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena setiap suara masyarakat tentang nama Luhut dan Jokowi serta keluarganya. Prabowo seperti selalu pasang badan untuk melindunginya.

“Kalau benar berita tentang Bandara atau Proyek di Morowali Sulawesi Luhut membela atau mengagungkan Cina, Luhut akan keluar dari Indonesia, ya kami sangat mengagumi kepintaran dan kemampuan Luhut. Dalam kasus Menteri Agama, Menteri Pendidikan, Menteri Pertanian ada muncul nama Jokowi kemudian hilang,” kata Gandi Parapat kepada wartawan, Rabu (24/12/2025)

Kasus PUPR SUMUT, lanjut Gandi, Hakim meminta agar GUBSU Bobby Nasution dihadirkan dalam persidangan, tapi KPK tidak menghiraukannya. “Kasus Ijazah Jokowi yang menjadi perhatian dunia dibiarkan Presiden Prabowo. Sudah banyak suara agar KAPOLRI segera diganti, seperti Gatot Nurmantio tapi Presiden Prabowo takut menggantinya,” tambahnya.

Dalam kasus Banjir Bandang, Gandi menduga, Presiden sepertinya tidak mau tau, malah merencanakan di Papua akan dibangun pabrik PKS Kelapa Sawit, serta perkebunan Kelapa Sawit di Hutan Papua dengan membabat kayu kayu peninggalan Nenek Moyang kita.

Dijelaskan, Prabowo akan meneruskan langkah atau pekerjaan Jokowi, selalu bicara perang kepada korupsi serta mengejar sampai ke Antartika/ ke ujung dunia.

Namun, lanjut Gandi, ketika Menteri Keuangan Purbaya telah berkoar-koar menunjukkan uang negara hilang, dan sampai diprotes Luhut. Purbaya tidak mau tau dengan Bandit bandit pencuri uang negara.

“Mereka mereka sudah berusaha melumpuhkan dan meminta agar Purbaya melepaskan jabatan. Prabowo masih berusaha menenangkan Purbaya, namun kami menyakini akan memilih membelah Bandit bandit seperti menyuruh Purbaya membayar Kereta Api Cepat, walaupun sudah dikatakan itu barang busuk,” katanya.

Terkait Pembantu Presiden Prabowo, PMPHI melihat, bekerja untuk NKRI hanya Purbaya dan MENHAN Safri Samsuddin, namun Prabowo seperti tidak membiarkan mereka. “Prabowo punya komentar Dia tidak punya Tongkat si Musa. Kami melihat Prabowo punya semua bukan hanya Tongkat si Musa, namun dia lebih memilih melindungi Luhut dan Jokowi,” tambahnya.

PMPHI berharap, lebih baik Purbaya dan Safri Syamsuddin segera mengundurkan diri walaupun dicintai rakyat. “Kami mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru. Bagi saudara2 kami yang terkena musibah banjir dan yang masih mengungsi, serta yang hilang keluarga /meninggal dunia, agar tetap berpegang teguh kepada ajaran agama masing2 bahwa hidup ini sementara dan kita ini semua milik Tuhan,” pungkas Gandi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *