Daerah  

KONPRENSI PERS : “Samosir Rumah Kita” Perayaan Hari Jadi ke-22 Samosir, Hadirkan Festival Kuliner dan Band Ungu

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan perayaan Hari Jadi Samosir ke-22 akan digelar selama dua hari, yakni 26–27 Februari 2027, di Segmen 5 Waterfront City Pangururan. Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Dinas Kominfo Kab. Samosir, Rabu, 25/02, di Aula Kantor Bupati Samosir.

Konferensi pers dipimpin langsung Ketua Panitia sekaligus Asisten I Sekdakab Samosir, Tunggul Sinaga, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Samosir Ferdinan Sitanggang.

Tunggul Sinaga menjelaskan, pelaksanaan Hari Jadi Samosir ke-22 mengusung tema “Samosir Rumah Kita”, perayaan sebagai wujud ucapan syukur sekaligus kebanggaan daerah atas pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan selama ini.

“Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Samosir sebagai rumah bersama,” ujar Tunggul.

Ia juga memaparkan, keseluruhan anggaran kegiatan selama dua hari dialokasikan untuk pelestarian budaya, promosi Samosir sebagai daerah wisata yang tujuanya juga menarik minat wisatawan ke Samosir sehingga dampaknya akan dirasakan masyarakat melalui pelaku UMKM maupun pengusaha homestay dan perhotelan.

Terkait Polemik yang mencuat setelah jadwal onan (pajak) yang biasa digelar pada hari Rabu dimajukan ke hari Senin yang menimbulkan polemik, Tunggul Sinaga menegaskan bahwa pergeseran jadwal onan merupakan hasil kesepakatan panitia setelah melalui pembahasan matang.

“Kepastian ini diambil sebagai opsi terbaik dari berbagai alternatif yang ada. Panitia harus mempertimbangkan kesiapan lokasi, termasuk mobilisasi peralatan oleh EO, serta aspek kebersihan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Tunggul.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Samosir, Ferdinan Sitanggang, mengakui adanya gejolak di kalangan pedagang. Namun menurutnya, keputusan tersebut telah disosialisasikan melalui surat resmi perubahan jadwal onan.

“Jumlah pedagang di area Segmen 5 mencapai sekitar 35 lapak. Jika onan tetap dilaksanakan berdekatan dengan jadwal kegiatan, dikhawatirkan akan menghambat pemasangan panggung dan peralatan oleh EO serta menimbulkan persoalan kebersihan,” katanya.

Pemkab Samosir memastikan tetap memberi ruang bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 25 stan disediakan khusus bagi UMKM dari berbagai sektor usaha.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir Tetty Naibaho selaku Koordinator Seksi Acara menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dimulai pada hari pertama dengan Festival Kuliner berupa talk show “Dalini Horbo” (susu kerbau) dan naniura sebagai warisan budaya tak benda yang hampir punah.

Pada hari kedua, rangkaian acara diawali dengan kebaktian oikumenis sebagai ucapan syukur, dihadiri undangan dari berbagai daerah di Sumatera Utara hingga pemerintah pusat. Acara puncak akan diisi kolaborasi sanggar seni Samosir, penyalaan lilin dan pemotongan kue, sambutan, makan bersama masyarakat sesuai adat Batak, serta pemberian berbagai apresiasi.

Puncak perayaan tanggal 27 Februari akan dimeriahkan penampilan band lokal seperti Nauli Sister, D’Roha Voice serta penampilan Nabasa Trio, Toton Carino serta artis dari band nasional Ungu.

Dalam perayaan ini juga akan dilakukan peluncuran Horas Samosir Fiesta 2026 dengan berbagai agenda yang sudah dirancang.

Tetty menegaskan kehadiran artis nasional merupakan strategi promosi pariwisata yang berdampak luas. “Artis nasional menjadi magnet wisatawan. Dampaknya tidak hanya dirasakan UMKM, tetapi juga sektor akomodasi dan ekonomi masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Panitia menargetkan 4.000 hingga 5.000 pengunjung selama dua hari pelaksanaan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang melibatkan masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat citra Samosir sebagai destinasi wisata budaya dan alam unggulan di Sumatera Utara.

Kadis Kominfo Kabupaten Samosir Immanuel Sitanggang berharap pers sebagai mitra pemerintah dapat mendukung dan berpartisipasi dengan pemberitaan yang positif dan bersama-sama menyukseskan acara tersebut. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *