Daerah  

7 Hari Pencarian Frater Chistoper Belum Ditemukan, Ayah Korban: Kami Sudah Ikhlaskan Anak Saya

CORAKNEWS.COM, TOBA-Hari ke-7 pencarian korban tenggelam di Danau Toba, tepatnya di Air Terjun Situmurun, Desa Jonggi Nihuta, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Frater Chistoper Rustam Muda Dua (21) seorang mahasiswa Fakultas Filsafat semester II Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas Siantar, belum ditemukan jasadnya.

Hal tersebut membuat pihak keluarga korban dengan hati yang berat mengikhlaskan kepergian anak yang begitu mereka sayangi berakhir bersemayam di dasar Danau Toba.

Dengan nada yang terbata-bata, ayah korban Irminus Setir (50) didampingi oleh istrinya Nuriani Boru Simbolon menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh oknum yang terlibat dalam upaya pencarian Frater Chistoper yang tidak kenal lelah selama satu minggu ini.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Basarnas, BPBD Kabupaten Toba, TNI Angkatan Laut, Polsek Lumban Julu, Koramil Lumban Julu, PT Regal Springs Indonesia (RSI), Pemkab Toba, Pemerintah Kecamatan Lumban Julu, Relawan, Paranormal, serta seluruh masyarakat yang berada di lokasi yang tidak kenal lelah dalam membantu upaya pencarian anak kami,” ucap Irminus Setir dengan terbata.

Irminus mengaku keterlibatan seluruh pihak yang terlibat merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa bagi keluarganya yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata.

“Hanya rasa syukur dan terima kasih buat suadara-saudara semua. Semoga berkat yang melimpah buat keluarga saudara sekalian. Telah juga turut mendoakan agar anak kami Chistoper bahagia di surga. Kami juga iklhaskan anak kami, kampungnya di sini. Jadi, suatu saat kami akan berkunjung ke tempat ini,” katanya.

Sebelumnya kepada keluarga, Koordinator Penyelamatan dan Pencarian (Basarnas) Danau Toba Erikson Gultom menyampaikan pencarian korban telah berakhir hari ini.

“Mohon maaf, pencarian untuk korban berakhir hari ini. Sesuai dengan undang-undang pencarian dan pertolongan, ini dilakukan selama tujuh hari. Selama pencarian, kita sudah lakukan berbagai upaya. Namun Tuhan berkehendak lain,” sebut Erikson.

Ia juga menyebutkan ke depannya masih dilakukan pemantauan. Apabila suatu saat korban ditemukan, maka proses penanganan akan dibuka kembali.

“Terima kasih juga kepada unsur yang terlibat, pemerintah Kabupaten Toba, TNI Angkatan Laut, Polsek Lumban Julu, Koramil Lumban Julu, BPBD, tim selam, RSI, yang telah berupaya selama tujuh hari ini dalam melakukan pencarian, penyisiran dan penyelaman,” pungkasnya. (Hotman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *