CORAKNEWS.COM.MEDAN,– Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat menegaskan, tidak sependapat dengan Instruksi Megawati kepada Kepala Daerah dari PDIP, agar tidak memperdulikan Pemerintah dengan tidak mengikuti acara di Magelang 21-28 yang digelar Pemerintah hanya karena SEKJEN Hasto ditahan.
‘Itu kami nilai bentuk kegalauwan yang bisa menambah musuh Politik Megawati. Kami tetap berharap kepada Presiden Prabowo agar mengetahui tugas dan fungsinya saat ini tidak melawak seperti “hidup Jokowi”. Apa kepentingan Bangsa dan Negara untuk mengharuskan “Hidup Jokowi”, tegas Gandi Parapat kepada wartawan, Selasa (25/2/2025).
Gandi juga mempertanyakan, “Apakah hanya Jokowi yang hidup, kita kita ini tak perlu hidup ?, lucu ya,” tanya Gandi.
Unjuk rasa yang dilakukan oleh warga negara republik Indonesia, menurut Gandi, itu yang harus dijawab Presiden Prabowo, untuk kepentingan Bangsa dan Negara.
“Harus di luruskan itu, jangan biarkan Warga negara Indonesia yang bersuara menghabiskan biaya, waktu dan pemikiran sebagai hiburan. Jangan percuma pak Prabowo dilantik dan dididik menjadi Perekat Bangsa dan Negara. Bangun dan bangkitlah jawab Warganegara Indonesia yang bersuara walaupun dinilai orang hanya segelintir,’ tegasnya.
Padahal suara itu, lanjut Gandi, hanya karena curiga kepada Jokowi ketika Presiden. “Raja lama katanya, siap diperiksa KPK dan aparat hukum, asalkan ada bukti dan fakta hukum. Ini juga lawakan,” tambahnya.
Menurut Gandi, bukti dan fakta hukum Pengadilan Negara yang menentukan/memastikan. “Kami sangat menyakini, apabila Jokowi diadili oleh Pengadilan Negara, pasti bebas dari tuduhan atau kecurigaan, karena dia kelihatan orang bersih,” jelasnya.
Lebih jauh kata Gandi, jangan anggap suara itu negatif, walaupun tidak semua warga negara Indonesia. Satu suara pun harus didengar dan diperhatikan kalau menyangkut bangsa dan negara.
“Efisiensi anggaran karena 30% APBN Bocor, menurut menteri Yusril Isamahendra. Siapa yang kurang ajar disitu ?, tentu Pejabat Negara bukan rakyat kecil.
Jadi tugas presiden Prabowo, sangat berat dan tidak bisa menghindar dengan cara ” Hidup Jokowi”. Harus semua kita ini hidup,’ pungkas Gandi.(red/*)












