1.789 Dapur MBG Stop Sementara Operasional

CORAKNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Pangan memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Rakortas Tingkat Menteri, yang dipimpin Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).

Rapat ini membahas penegakan aturan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang belum memenuhi standar, pengaturan distribusi MBG di hari sekolah, serta isu strategis lainnya. Sampai saat ini telah ada 2.162 SPPG yang diberi peringatan, sebanyak 1.789 disuspend (setop sementara), 368 SP-1, dan 5 SPPG diberikan SP-2.

“Secara umum, capaian program menunjukkan progres positif, namun distribusi ke pesantren perlu dipercepat. Atas perintah presiden, kita diminta sudah sempurna sebelum akhir tahun,” ujar Zulhas, dikutip Sabtu (4/4/2026).

Zulhas mengatakan hingga 30 Maret 2026, Program MBG telah menjangkau 61.680.043 penerima manfaat di 38 provinsi dengan 26.066 SPPG beroperasi.

” Hingga 30 Maret 2026, pelaksanaan Program MBG telah menjangkau 61.680.043 penerima manfaat di 38 provinsi” jelasnya.

Penyaluran MBG untuk kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui), akan dilakukan monitoring dan evaluasi, termasuk penyesuaian standar gizi. Pemerintah juga akan memfokuskan penerima manfaat sesuai Perpres. Pengawasan operasional SPPG juga akan diperkuat, termasuk evaluasi di sekolah dengan tingkat food waste tinggi.

Pihaknya berkomitmen memastikan Program MBG berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai standar guna mendukung peningkatan gizi masyarakat menuju Generasi Emas 2045.(dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *