Daerah  

Korban Tenggelam di Sungai Asahan Ditemukan Tim SAR Gabungan Sudah Tidak Bernyawa

CORAKNEWS.COM, TOBA-Ripaldo Siadari (29) korban tenggelam di aliran Sungai Asahan Sirihit-rihit Dusun I, Desa Siantar Tongatonga 2, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba. Dikabarkan tenggelam pada Selasa (22/7/2025) akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan.

Kepala Desa Siantar Tongatonga 2 Parlindungan Marpaung mengatakan, korban telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 11.38 Wib berjarak +_ 100 meter dari lokasi awal korban tenggelam. Korban ditemukan di kedalaman +_ 4 Meter tepat di tepian ruas aliran sungai Asahan,” ucapnya, Rabu(23/7/2025).

Dijelaskannya, Ripaldo Siadari (29) dari data kependudukannya diketahui adalah warga Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Korban tinggal dan berdomisili di Desa Siantar Tongatonga I, Kecamatan Siantar Narumonda bersama orang tuanya.

Sebelumnya, korban mandi di aliran sungai Asahan tepatnya di sirihit-rihit, Dusun I, Desa Siantar Tongatonga 2 yang juga diikuti adiknya Benget Siadari (26) dari belakangnya.

” Setibanya di Tempat Kejadian, korban turun ke sungai dan berenang, selang beberapa saat berenang agak ketengah sungai dan korban tenggelam. Adiknya, Benget Siadari melihat kejadian tersebut berusaha untuk menolong tetapi tidak bisa dan selanjutnya berteriak minta tolong serta memberitahukan kepada warga sekitar atas kejadian yang menimpa abangnya dan warga berupaya melakukan pencarian korban namun tidak membuahkan hasil,” paparnya.

Kapolsek Porsea, AKP Daniel Aritonang kepada media menyebutkan, Setelah dilakukan upaya pencarian dihari pertama korban tenggelam, Selasa hingga malam upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan hari kedua, Rabu (23/7/2025) yang dimulai pukul 09.00 Wib.

Dalam upaya pencarian korban di hari kedua melibatkan personil Polsek Porsea dan jajaran Polres Toba, Babinsa Koramil Porsea, Tim BPBD Kabupaten Toba, Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat setempat. Akhirnya jasad korban berhasil ditemukan sekira pukul 11.45 Wib oleh penyelam Tim SAR Gabungan di aliran sungai Asahan sirihit-rihit, Dusun I, Desa Siantar Tongatonga 2, Kecamatan Siantar Narumonda.

“Jasad korban ditemukan berjarak sekitar 100 meter dari lokasi awal tenggelamnya. Kuat dugaan korban hanyut terbawa arus dikarenakan tidak pandai berenang maka terseret arus deras sungai Asahan yang mengakibatkan korban tenggelam,” terang Kapolsek.

Begitu jasad korban berhasil diketemukan langsung dievakuasi kedarat dan bermaksud untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan outopsi oleh pihak medis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Porsea sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

” Atas permintaan dan permohonan pihak Keluarga kepada pihak Kepolisian menyatakan, jasad korban tidak usah dilakukan outopsi. Pihak Keluarga sudah menerima kenyataan kematian korban dikarenakan meninggal dunia akibat tenggelam disungai Asahan dan bersedia untuk membuat surat pernyataan penolakan tidak lakukan outopsi,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun coraknews.com, berdasarkan informasi dari pihak keluarga. Korban direncanakan dikebumikan di Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.(Hotman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *