Kota  

PMPHI Sumut : Pigai Menteri HAM Mati-Matian “Menjerumuskan” Presiden Prabowo

CORAKNEWS.COM, MEDAN,– Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengatakan, Pigai selaku Menteri HAM mati-matian untuk menjerumuskan Presiden Prabowo dalam hal BEM UGM tolak MBG. ‘Kami memuji Pigai atas kepintarannya, menyudutkan BEM UGM yang kemungkinan besar dia tanpa pikir untuk menyenangkan Prabowo, karena ide MBG itu dari Prabowo. Lawakan Pigai membuat kami terpingkal, jangankan dia bicara melihat wajahnya saja kami tertawa,” kata Gandi, Senin (23/2/2026).

Pigai bicara masalah HAM, menurut Gandi, kalau masalah HAM sebaiknya Pigai harus melihat MBG yang disajikan Pemerintah. “Hampir disemua daerah orang tua murid ketakutan dan waspada. Apakah anaknya keracunan hari ini ?. Sehingga menyita waktu dan energi orang tua murid,” tambahnya.

Niat awal Prabowo, lanjut Gandi, sangat bagus agar siswa sehat sehat semua melalui MBG. “Biaya MBG itu sangat besar dan menguntungkan pihak pihak, namun rakyat atau murid ketakutan, kalau tidak dimakan MBG itu merasa berdosa membuang makanan, namun tetap waspada,” jelasnya.

Lebih jauh kata Gandi, sudah banyak suara agar Presiden membatalkan MBG, dan uangnya diberi langsung ke Rekening orang tua murid. “Banyak cara bandit bandit untuk meretakkan hubungan masyarakat dengan Presiden Prabowo. Dalam hal itu, kami mengingatkan Prabowo agar lebih gesit menilai kinerja dan prilaku para pembantunya, jangan sampai tergelincir,” tegas Gandi.

Mulut penjahat, lanjut Gandi, tidak pernah kasar dihadapan juragan. “Jadi Presiden jangan sampai terjerumus,, oleh para pembantu dan orang orang dekatnya,” pungkas Gandi Parapat. (Red/*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *