CORAKNEWS.COM, SAMOSIR – Potensi tanaman herbal yang tumbuh subur di tanah Samosir kini dilirik jadi peluang UMKM. TP PKK Kabupaten Samosir menggelar Bimbingan Teknis dan Pelatihan Inovasi The Herbal Samosir di Creative Hub Situngkir, Jumat 29 Mei 2026.
Pelatihan ini menggandeng Ratnauli Gultom, pengelola Ekowisata Silima Lombu, sebagai narasumber. Ratnauli terbukti sukses mengolah tanaman herbal liar Samosir menjadi 20 jenis bubuk teh herbal yang kini sudah dipasarkan dan disajikan langsung ke wisatawan di Silima Lombu.
“Tanah Samosir kaya tanaman herbal. Mulai dari daun sirsak, pegagan, jahe merah, sampai bunga telang. Semua bisa diolah jadi teh herbal bernilai ekonomi,” jelas Ratnauli saat memberi materi.

Kegiatan ini digelar TP PKK Samosir dalam rangka menyambut Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026. Sekretaris TP PKK Samosir Asti Siadari yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny Kennauli Ariston Tua Sidauruk menyebut, bimtek ini penting untuk memicu inovasi sekaligus persiapan lomba HKG PKK Tingkat Provinsi.
Tahun ini mewakili Pokja III Kabupaten Samosir untuk kategori AKU HATINYA PKK dalam rangka lomba HKG adalah Desa Tomok Parsaoran, Kec. Simanindo, ungkap Asti.
Bimtek didukung 5 OPD, yaitu Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bapperida, Disperindag, serta Dinas Ketapang, Pertanian dan Perikanan Samosir. Pesertanya Ketua TP PKK Kecamatan, Desa, dan perwakilan OPD.
Ketua Pokja III TP PKK Samosir Novita Simarmata berharap pelatihan ini membuka wawasan kader, khususnya TP PKK Desa Tomok Parsaoran. “Manfaatkan pekarangan rumah. Tanam herbal, pekarangan jadi cantik, sekaligus jadi Aku Hatinya PKK dan sumber ekonomi keluarga,” tegas Novita.
Melalui inovasi teh herbal ini, TP PKK Samosir optimis bisa membawa nama Kabupaten Samosir makin harum di HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Utara. (SS).












