CORAKNEWS COM, SAMOSIR, – Sebuah video sederhana dari hamparan sawah Bonandolok yang hijau dan asri tiba-tiba viral. Bukan karena editan mewah, tapi karena ketulusan.
Beberapa siswa SMP Satu Atap Negeri 2 Sianjur Mulamula merekam langkah kaki mereka menyusuri pematang, lalu menitipkan rindu: mereka ingin Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom datang ke kampung halaman mereka.
Video yang diunggah ke media sosial itu menyentuh hati banyak orang. Di tengah indahnya Desa Bonandolok yang kini menjelma jadi desa wisata, terselip pesan polos anak-anak desa: bangga pada kampung yang berubah, dan rindu pada pemimpin yang mengubahnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Samosir, Jonson Gultom, menanggapi haru unggahan para pelajar tersebut. “Itu permintaan tulus. Rasa cinta siswa asal Bonandolok kepada Bupatinya, ujar Jonson kepada CORAKNEWS.COM, Senin (1/6/2026).
Jonson menjelaskan, Bonandolok kini tak lagi tertinggal. Desa di Kecamatan Sianjur Mulamula itu viral dan ramai dikunjungi wisatawan berkat keindahan alamnya. Transformasi itu tak lepas dari kebut pembangunan infrastruktur jalan oleh Bupati Vandiko demi mengejar ketertinggalan dari desa lain.
“Mungkin mereka bangga. Dulu jalannya sulit, sekarang sudah mulus. Dulu sepi, sekarang wisatawan datang. Mereka ingin Bupati Vandiko melihat langsung perubahan yang beliau perjuangkan di kampung mereka,” kata Jonson.

Di mata Jonson, rindu itu adalah bentuk apresiasi paling jujur. Anak-anak Bonandolok merasakan langsung dampak perhatian pemimpinnya. Jalan yang dulu berlumpur kini jadi akses mulus menuju sawah terasering yang memukau. Dari desa tertinggal, Bonandolok kini jadi tujuan wisata.
“Kita hanya berharap Bupati Vandiko mendengar kata hati siswa-siswi ini. Membalas rindu mereka dengan hadir di Bonandolok yang indah. Itu akan jadi kebahagiaan besar bagi anak-anak dan warga,” pungkas Jonson Gultom.
Kini, sepucuk rindu dari hamparan sawah Bonandolok itu telah sampai. Tinggal menunggu waktu, sang pemimpin membalas lambaian tangan anak-anak di kampung yang telah ia bangun. (SS)












