CORAKNEWS.COM, MEDAN,- Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengatakan, PMPHI Sumut bangga kepada Bupati Tapanuli Utara (Taput) Taripar Hutabarat yang tidak kenal lelah untuk masyarakat yang kesulitan dibidang Ekonomi.
Seorang Pengacara yang sudah punya nama di Nasional menyatakan, tidak mau Pengacara Pemkab Taput karena pendapatannya sangat minim, namun sebagai sahabat dan putra daerah akan selalu membantu Bupati.
Pertikaian Pemkab Taput dengan Ephorus HKBP yang menyatakan lokasi/ bangunan RSU Taput asetnya.
Namun lanjut Gandi, Bupati melihat Kelemahan pelayanan, mutu RSU Taput kurang memadai, berusaha keras meningkatkan Mutu dan Pelayanan dan dalam waktu yang singkat Bupati berhasil.
“Jadi, karena Bupati mengetahui dalam hidup ini Kesehatan Fisik dan Rohani yang paling mahal. Saat ini ada kedengaran Pertikaian Bupati dengan Ephorus HKBP masalah RSU yang sampai ke Pengadilan Negara,” jelas Gandi menjawab wartawan saat dihubungi melalui Ponselnya dari Medan, Rabu (8/7/2026).

Lebih jauh kata Gandi, dirinya sebagai Warga HKBP juga merasa ikut bertanggungjawab ke semua Aset, juga Bupati Taput sebagai Warga HKBP dan masyarakat Taput mayoritas HKBP juga yang membutuhkan RSU Taput, bukan hanya Ephorus.
Dalam hal ini lanjut Gandi, menyelesaikan semua persoalan yang paling kuat melalui Iman, doa kekuatan Tuhan.
“Saya sengaja ke Pearaja kantor Pusat HKBP Senin 6/7.2026 untuk ketemu Ephorus atau SEKJEN, namun tidak ada di Tempat. Saya mendengar Ephorus lebih banyak di luar menyelesaikan Tugasnya sebagai Ephorus,” jelasnya.
Dulu, menurut Gandi, jika mau ketemu Ephorus tidak sulit karena jadwalnya jarang ke luar.
“Urusan apa Gandi mau jumpa Ephorus, selama ini berseberangan masalah TPL, misalnya Ephorus jumpa Rocky Gerung, Gandi jumpa MS Kaban mantan MENHUT ?.,” katanya.
Gandi mengakui, dirinya tidak pernah merasa berseberangan dengan Para Pendeta dan Ephorus terutama masalah tutup TPL. Hanya lanjut Gandi, PMPHI menyampaikan pemikiran dan pendapat, agar kita ini jangan terjerumus.
Apalagi para Pendeta, atau orang Pintar. Biasanya orang Pintar merasa dia sudah memahami semua persoalan dan mampu menyelesaikan.
Dijelaskan, kunjungan PMPHI ke Bupati TAPUT Senin dan Selasa 6-7 juli ada bebeberapa hal. Memberikan dukungan Doa agar selalu sehat seperti keinginannya.
“Masyarakat semua sehat sehat, Kami juga ketemu dengan Sekda yang dulu Camat di lokasi INDORAYON yang berupa TPL. Atas pemikirannya menteri Tenaga Kerja Yakob, sangat berterima kasih dan memberi hadiah Pulpen kesayanganya yang dipakai ke Camat, disaksikan MUSPIDASU dalam Rapat di ruangan Menteri Tenaga Kerja,” jelasnya.
Jadi, lanjut Gandi, sebagai warga HKBP wajar PMPHI mendatangi Ephorus dan bertanya bagaimana masalah RSU TAPUT yang sudah diketahui Publik.
Dalam masalah tersebut, kepentingan Ephorus belum tentu kepentingan Warga HKBP, atau masyarakat luas yang sangat membutuhkan RSU TAPUT.
“Kalau benar hal itu di PN, Saya berusaha mengetahui persoalan dan kami harap seluruh Warga HKBP guna memberi masukan ke Ephorus, Bupati terutama Hakim untuk membuat Keputusan sesuai Putusan Tuhan. Karena Ephorus benar juga, Bupati benar dalam posisi masing masing,” pungkas Gandi. (Red)












