CORAKNEWS.COM, PEMATANGSIANTAR,– – Tokoh nasional sekaligus Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menghadiri pelaksanaan Wisuda VIII Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Kehadirannya menjadi bukti komitmen yayasan untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Utara.
Sebanyak 207 mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar mengikuti Wisuda VIII Periode I Tahun 2026. Acara digelar di Auditorium Kampus Jalan Sangnaualuh, Kecamatan Siantar Timur, pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Mengusung tema “Membangun Generasi Tangguh, Berkarakter, dan Berdampak”, wisuda ini turut dihadiri Ephorus HKBP selaku Ketua Pembina Yayasan, serta Ketua Yayasan Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon.
Suasana penuh sukacita mewarnai prosesi pengukuhan. Pada tahun ini, sebanyak 207 mahasiswa dinyatakan lulus dan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik.
Rinciannya terdiri atas 185 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 13 lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta 9 lulusan Fakultas Teknik.
Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr. Muktar Panjaitan, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan para mahasiswa. Pihaknya optimistis kampus akan terus melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdampak bagi bangsa serta gereja.
Ketua Yayasan, Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan bahwa yayasan terus melakukan pembenahan dan pengembangan kampus. Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan tantangan masa depan.

“Kami mendorong Nommensen untuk terus berkembang, memperkuat mutu akademik, serta membangun lingkungan pendidikan yang terbuka dan berdaya saing.
Dalam waktu dekat kami merencanakan pembukaan Program Studi Olahraga. Yayasan juga mendorong pembukaan Program Studi Keperawatan karena prospeknya sangat besar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Effendi Simbolon.
Dengan rencana pembukaan Program Studi Olahraga dan Keperawatan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar semakin siap mencetak lulusan yang relevan dengan tuntutan zaman.
Wisuda VIII ini menjadi momentum bagi Nommensen Pematangsiantar untuk terus naik kelas sebagai kampus unggulan di Sumatera Utara. (SS).












