Daerah  

Panen 36 Ton! Kelompok Tani Palipi Raup Rp648 Juta dari Bawang Merah Kolaborasi Sumut Berkah

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR – Kebahagiaan menyelimuti petani di Desa Suhutnihuta Pardomuan, Kecamatan Palipi. Kelompok Tani Hasil Nagabe yang diketuai Maruasi Situmorang sukses membuktikan program bantuan pemerintah tidak sia-sia.

Kelompok tani tersebut menggelar Panen Bawang Merah Bersama pada Kamis, 17 September 2026, di Lahan Pertanaman Bawang Merah Program Bantuan Sumut Berkah.

Lahan seluas 3 hektare tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Program Sumut Berkah yang diserahkan langsung Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom pada April 2026 lalu, berupa benih 3 ton, kompos 12 ton, dan NPK 600 Kg serta mendapat tambahan pupuk POC dari Dinas dan pendampingan penyuluhan intensif.

Rincian Panen & Keuntungan Petani

Ketua Kelompok Tani Hasil Nagabe, Maruasi Situmorang, mengapresiasi bantuan tersebut dan siap memanen bersama pemerintah.

Panen pada luasan 3 hektare milik Kelompok Tani Hasil Nagabe, perhitungannya langsung dieksekusi Kabid TPH Rimbun Mawarni Sinaga yang menyampaikan estimasi panen kali ini sebagai berikut:

– Per Hektar: 12 Ton/Ha (Kering Panen)
– Total 3 Hektar: 36 Ton atau 36.000 Kg

Dengan harga tingkat petani saat ini yang bertahan di angka Rp18.000/Kg, maka kalkulasi ekonominya sangat menguntungkan petani.

Hitung-hitungan Keuntungan:

– Harga Jual Petani: Rp18.000 / Kg
– Total Produksi: 36.000 Kg
– Omzet Kotor (Total Penjualan): Rp648.000.000
– Rincian Per Hektar: 12.000 Kg x Rp18.000 = Rp216.000.000 / Hektar

Karena bibit dan pupuk utama sudah ditanggung Program Sumut Berkah, keuntungan bersih kelompok tani setelah dipotong biaya tenaga kerja, pestisida dan operasional diperkirakan masih di atas Rp500 Juta dalam satu musim tanam (2,5 bulan).

> “Program ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah untuk menjawab kebutuhan petani. Anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara melalui program Sumut Berkah,” tegas Tiur Gultom, Kadis Ketapang, Pertanian dan Perikanan Samosir.

Panen tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Kabid Hortikultura Lambok Turnip, Marino Ka. UPTD Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pengawasan Mutu Keamanan Pangan Provsu, PPL WKPP Rinaldi Sihombing, S.P, dan seluruh anggota kelompok.

Ini menjadi bukti nyata, di tangan petani yang serius, bantuan Sumut Berkah mampu mengembalikan kejayaan bawang merah Samosir dan menyejahterakan petani Palipi. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *