CORAKNEWS.COM, PALIPI – Pemerintah Kabupaten Samosir kembali membuktikan, keterbatasan APBD bukan alasan untuk berhenti membangun. Melalui skema sinergitas anggaran yang inovatif, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, S.T. berhasil mendatangkan dukungan pembangunan besar dari TNI AD dan Kementerian Pertanian.
Sinergi itu ditandai dengan Peletakan Batu Pertama pembangunan irigasi perpipaan 15 kilometer, 20 unit jembatan, dan konservasi lingkungan, di Tambok Bupati, Desa Sideak, Kecamatan Palipi, Kamis (01/10/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf. Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, dan Dandim 0210/TU Letkol Inf. Kiky Hardian.

Turut hadir Wakapolres Samosir Kompol Manumpak Sitorus, Pabung Samosir Mayor T. Siringo-ringo, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kadis Ketapang Tumiur Gultom, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Plt Camat Palipi Haider Sitinjak, serta kelompok tani penerima manfaat.
3 DESA DIALIRI, 680 HA SAWAH TIDAK LAGI TADAH HUJAN
Fokus utama adalah pembangunan irigasi perpipaan sepanjang 15 kilometer dari Tambok Bupati. Jaringan ini akan mengairi 680 hektare lahan persawahan di tiga desa yakni Desa Sideak, Desa Urat II dan Desa Hutadame.
Selama ini petani hanya bergantung pada curah hujan. Dengan irigasi perpipaan, indeks pertanaman bisa naik 2-3 kali setahun, produktivitas naik, ketahanan pangan Samosir kuat.
20 JEMBATAN DARI 22 USULAN DISETUJUI TNI, AKSES EKONOMI TERBUKA
Selain irigasi, dari 22 unit jembatan yang diusulkan Pemkab Samosir, sebanyak 20 unit disetujui dan akan dibangun TNI AD melalui program Karya Bakti. Jembatan ini tersebar di 8 kecamatan untuk memperkuat konektivitas dan melancarkan hasil pertanian ke pasar.
350 POHON ENDEMIK DAN SENGON UNTUK JAGA DANAU TOBA
Di bidang lingkungan, dilakukan konservasi melalui penanaman 350 batang pohon, terdiri dari tanaman endemik kawasan Danau Toba dan pohon sengon untuk memulihkan fungsi hutan dan menjaga kelestarian sumber air.
Bupati Vandiko menegaskan, ini adalah wujud nyata sinergitas Pemkab Samosir bersama TNI di bawah komando KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian.
“Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan di Kabupaten Samosir. Berbagai cara terus kami upayakan, salah satunya melalui sinergitas anggaran seperti yang kita lakukan bersama TNI dan Kementerian Pertanian. Ini merupakan inovasi yang kami terapkan untuk mencari sumber-sumber anggaran agar pembangunan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tercukupi,” tegas Vandiko.
Vandiko menyebut perhatian KSAD Maruli Simanjuntak untuk Samosir sangat luar biasa. Setelah 31 unit sumur bor air bersih terealisasi, kini dilanjutkan lagi 40 titik sumur bor tahap kedua, sehingga total akan ada 71 titik sumur bor di Samosir.
“Luar biasa perhatian Bapak Kasad kepada Kabupaten Samosir. Setelah sumur bor, kini kita mendapatkan dukungan untuk irigasi perpipaan, jembatan dan konservasi lingkungan. Saya berharap saat peresmian nanti, Bapak Kasad bisa hadir langsung di Samosir,” ucap Vandiko.
Sementara itu, Danrem 023/KS Kolonel Inf. Iwan Budiarso menegaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada KSAD untuk membantu percepatan pembangunan wilayah.
“Program ini membutuhkan perjuangan dan sinergi untuk mendapatkan anggaran, termasuk koordinasi langsung dengan kementerian. Ini merupakan bentuk perhatian khusus Bapak Kasad terhadap Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir. Kami memohon dukungan masyarakat, terutama saat pemasangan pipa melintasi lahan warga. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat,” ungkap Danrem.
Kepala Desa Sideak, Buntu Situmorang, mewakili warga tiga desa mengaku sangat bersyukur.
“Pembangunan ini membawa manfaat yang banyak untuk kehidupan masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Kasad beserta seluruh jajaran dan Bapak Bupati Samosir yang telah peduli,” katanya.
Dengan sinergi Pemkab Samosir, TNI dan Kementan, infrastruktur dasar kuat, pertanian produktif, konektivitas lancar, lingkungan lestari.
Air Lancar, Akses Terbuka, Ekonomi Rakyat Bangkit! (SS).












