“Di Upacara Hari Ulos Nasional, Asisten I Setdakab Samosir Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan dan Jaga Warisan Budaya”
CORAKNEWS.COM, SAMOSIR – Ada haru di balik khidmatnya Upacara Peringatan Hari Ulos Nasional yang dirangkai dengan Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Samosir, Senin (19/10/2026). Bagi Asisten I Setdakab Samosir, Tunggul Sinaga, upacara tersebut menjadi salah satu momen pengabdian terakhirnya sebelum memasuki masa purna bakti.
Di hadapan barisan ASN yang kompak berbalut batik bermotif ulos, Tunggul tidak hanya membina upacara, tetapi menitipkan pesan pengabdian yang mendalam untuk masa depan Samosir.
Momentum itu ia manfaatkan untuk menegaskan visi besar Samosir ke depan.
“Dua sampai tiga tahun ke depan, Kabupaten Samosir menjadi Kabupaten Idola. Kita harus menyiapkan diri, meningkatkan SDM. Kesuksesan seseorang tidak terlepas dari orang lain,” ungkap Tunggul Sinaga dengan penuh semangat.

Menurut Tunggul, untuk mewujudkan Samosir sebagai Kabupaten Idola, tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Dibutuhkan transformasi sumber daya manusia aparatur, kekompakan, dan komunikasi yang solid antar lini.
“Keberhasilan dalam menjalankan roda pemerintahan tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama, kekompakan dan kontribusi seluruh pihak,” tegasnya.
ASN Harus Mengabdi, Bukan Dilayani
Di akhir masa pengabdiannya, Tunggul menekankan marwah sejati seorang ASN. Ia mengajak seluruh aparatur untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, memiliki komitmen, dan menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
“Seluruh ASN harus mengabdi, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mari kita capai kemajuan untuk Samosir yang kita cintai,” pungkasnya.
Pesan tersebut terasa relevan dengan semangat Hari Ulos yang diperingati pada hari yang sama. Sebagaimana disampaikan Tunggul, peringatan Hari Ulos sejak ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 17 Oktober 2014 harus menjadi kebanggaan kolektif.
“Ulos adalah budaya dan kebanggaan kita. Mari kita pelihara kelestariannya dan terus kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ajaknya.
Kemajuan Berakar Budaya
Dengan balutan ulos yang dikenakan seluruh ASN — dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hingga staf — Pemkab Samosir di bawah arahan Tunggul Sinaga mengirimkan pesan kuat: Samosir bisa menjadi Kabupaten Idola yang modern dan maju tanpa harus kehilangan jati diri.
Kemajuan dan budaya harus berjalan beriringan. Itulah warisan semangat yang dititipkan Tunggul Sinaga di penghujung pengabdiannya untuk Samosir yang ia cintai. (SS).












