Daerah  

Kolaborasi Sumut Berkah, Bupati Samosir Dukung Petani dengan Bantuan Bibit Unggul

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR- Program Sumut Berkah, kolaborasi Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mulai dirasakan manfaatnya oleh petani. Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyerahkan langsung bantuan bibit dan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Senin (13/4/2026).

Bantuan pengembangan cabai merah seluas 4 hektare disalurkan kepada Kelompok Tani Marlundu di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, berupa benih cabai 40 bungkus, pupuk kompos 16 ton, pupuk NPK 800 kg, pupuk organik cair 40 liter, dan mulsa plastik 80 roll.

Sementara itu, Kelompok Tani Hasil Nagabe di Desa Suhutnuhuta Pardomuan, Kecamatan Palipi, menerima bantuan pengembangan bawang merah seluas 3 hektare, meliputi benih bawang merah 3 ton, pupuk kompos 12 ton, pupuk organik cair 30 liter, dan pupuk NPK 600 kg.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil sinergi anggaran antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat.

“Program ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah untuk menjawab kebutuhan petani. Anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara melalui program Sumut Berkah,” ujarnya.

Vandiko mengingatkan petani untuk memanfaatkan bantuan secara optimal dan tidak menyalahgunakannya. “Bibit dan pupuk sudah lengkap. Kami harap benar-benar ditanam dan dimanfaatkan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendampingi petani. “Jangan segan meminta bantuan. Kami siap mendampingi setiap saat agar program ini berhasil,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan bahwa cabai merah dan bawang merah adalah program unggulan Gubernur Sumatera Utara.

Samosir menjadi prioritas pengembangan komoditas tersebut. Hasil panen akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk penetapan harga. “Harapannya, kualitas dan hasil panen petani meningkat,” katanya.

Petugas penyuluh lapangan akan mendampingi kelompok tani. Penanaman bawang merah untuk Kelompok Tani Hasil Nagabe direncanakan Juni 2026.

Ketua Kelompok Tani Hasil Nagabe, Maruasi Situmorang, mengapresiasi bantuan tersebut. “Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Samosir. Bantuan ini akan kami manfaatkan dengan baik,” ujarnya. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *