Kota  

Pasca Polemik TPL, Gandi Parapat Semakin Bangga dengan Ephorus HKBP

FOTO : Gandi Parapat saat berkunjung ke GOR Pengungsi Korban Banjir di Tapanuli Tengah. (dok)

 

CORAKNEWS.COM, MEDAN,– Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengatakan, kalaupun ada yang menghujat DR Maruli Siahaan karena tidak sejalan atau ikut ikutan membanggakan Ephorus HKBP tidak masalah. Karena menurut Gandi, dirinya semakin bangga dengan Ephorus HKBP.

“Kalau Saya, semakin bangga dengan Ephorus HKBP, apalagi dengan ketekunan dia mendengar Hasym Abang Presiden, menyalam Ketum PDIP dan beberapa politisi atau aktifis Rocky Gerung yang dimuat Media. Hal itu mengingatkan Saya 30 tahun lalu ketika ketemu dengan tokoh tokoh begitu bangganya dan hormatnya Saya,” kata Gandi Parapat, Kamis (8/1/2026).

Lebih jauh kata Gandi, dirinya semakin bangga kepada Pdt Viktor Tinambunan. “Kadang lupa Saya menyebutnya Ephorus atau Ketum, Saya mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026.

Namun ketika disinggung, bagaimana PMPHI SU menilai Ephorus yang tidak memperdulikan keluhan Jemaat HKBP tidak bisa Bernatal ?, dan begitu mati-matian Dia agar TPL ditutup, melarang Merokok.

Gandi menjelaskan, pertama PMPHI menyampaikan Selamat Tahun Baru 2026 semoga kita semua sehat sehat. “Bagi kami dia sebagai pelawak, karena setiap muncul Foto berita atau Video-nya selalu sakit perut. Saya tertawa dan betul betul dia pelawak menghibur Saya.
Ketika mengikuti acara Hasym, Dia duduk didepan begitu serius mendengar Hasym seperti terpelongo, ibarat anak sekolah mau ujian yang membuat contoh,” tambahnya.

Masalah tidak ada tanggapannya, entang berita warga HKBP tidak bisa merayakan Natal. Menurut Gandi, tidak perlu jemaat HKBP yang tidak bisa Bernatal ditengarai/dicampuri Ephorus.

‘Harus dimaklumi, Ephorus HKBP sekarang sudah merangkap jabatan. Dia sekarang lebih mengutamakan bekerja seperti diluar kepentingan HKBP, agar TPL segera tutup, Dia telah tergabung dengan Sekber audiensi ke Gubsu tutup TPL, Menjumpai KETUM PDIP dan yang lain,” tegasnya.

Jadi, lanjut Gandi, kalau ada Pendeta HKBP dan masyarakat tidak setuju dengan gerakan Ephorus itu hal biasa. “Kami sendiri sampai matipun, tidak bisa menerima gerakan ataupun tindakan Ephorus yang tidak memperdulikan keluhan warga jemaat HKBP. Dia begitu lincah kemana mana, atau menjumpai siapa saja agar TPL ditutup. Menurut kami seperti itulah tugas utama Ephorus Tinambunan,” tegas Gandi.

Begitupun, menurut Gandi, untuk menyalahkan Ephorus kami tidak berani, lebih bagus dia dipuji puji karena jamanya sekarang puji puji.

“Mungkin Ephorus merasa berhasil mengajak warga HKBP dan para Pendeta tutup TPL, sekarang melarang merokok ?. Ya kami sudah tegaskan, Dia Ephorus kami nilai Pelawak, masalah Dia berhasil melarang merokok itu urusannya,’ pungkas Gandi. (Red/”)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *