CORAKNEWS.COM, TOBA-Gelaran Tortor massal dan Pesta Rakyat yang diadakan di Kabupaten Toba, sukses mencuri perhatian para pembalap internasional F1H2O power boat, serta turis mancanegara yang memadati Venue Balige di akhir pekan.
Acara budaya yang digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan mendukung event balap F1H2O internasional di Danau Toba ini menjadi magnet tersendiri dengan penampilan adat yang memukau.
Sebagai tuan rumah yang selalu antusias menyambut tamu, Bupati Toba dan Wakil Bupati, beserta Istri dan Forkopimda, tokoh adat Balige bersama tokoh adat dari 16 Kecamatan di Kabupaten Toba tampil kompak dalam menyajikan berbagai tarian dan simbol adat yang sarat makna. Tortor tradisional khas Batak Toba menjadi sorotan utama, terutama ketika digelar secara massal dengan melibatkan ratusan penari dari berbagai kalangan.
Tak hanya masyarakat lokal, antusiasme juga terlihat dari para turis mancanegara yang bukan hanya menyaksikan, tetapi ikut “manortor” menari bersama mengikuti irama gondang Batak yang menggema di udara. Momen ini menjadi simbol kehangatan dan keterbukaan budaya Batak kepada dunia.
“Ini pengalaman yang luar biasa. Saya merasa sangat diterima dan terkesan dengan energi serta kekayaan budaya yang ditampilkan,” ujar salah satu turis asal Italia yang ikut menari.
Pesta Rakyat ini turut dimeriahkan dengan stan kuliner khas Batak, pertunjukan musik tradisional, serta pameran UMKM lokal yang memamerkan kerajinan tangan hingga kopi Toba yang mendunia.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toba, Rusti Hutapea mengatakan, bahwa acara ini merupakan bagian dari strategi promosi budaya lokal sekaligus mendukung sektor pariwisata yang semakin menggeliat seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Ini bukti bahwa budaya kita bisa menjadi daya tarik utama. Dan kami bangga bisa menunjukkan jati diri Kabupaten Toba kepada dunia,” ucapnya, Senin (25/8/2025).
Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, Kabupaten Toba sekali lagi membuktikan diri sebagai tuan rumah yang ramah, kaya budaya, dan penuh semangat gotong royong, siap menyambut dunia di tanah Batak Toba Mantap yang indah,” pungkasnya. (Hotman)












