CORAKNEWS.COM, MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Toba 2026 sebagai bentuk kesiapan personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Catur Prasetya Lantai 4 Mapolda Sumut, dan dihadiri oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Sumut, Pejabat Utama Polda Sumut, para Kasubdit dan Kabid Satker Polda Sumut, serta Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim jajaran Polda Sumut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Wakapolda Sumut, dilanjutkan arahan Karo Ops, Kabid Propam, para Kasubbid, dan ditutup secara resmi.
Dalam arahannya, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 secara optimal dan profesional.
“Laksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Operasi keselamatan bukan kegiatan formalitas atau rutinitas semata, karena pelaksanaannya didukung oleh anggaran dan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wakapolda.
Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan profesionalisme dalam setiap tindakan di lapangan, khususnya pada kegiatan penegakan hukum.
“Saat ini semua kegiatan bisa dengan mudah diviralkan. Oleh karena itu, kuasai pasal-pasal dan dasar hukum agar mampu menjawab pertanyaan masyarakat saat melakukan penindakan,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan razia dan penindakan dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
“Pastikan setiap razia dan penindakan dilakukan sesuai SOP. Jadikan Lat Pra Ops ini sebagai sarana menyatukan persepsi dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 di seluruh wilayah Sumatera Utara,” tambahnya.
Berdasarkan konsep umum, Operasi Keselamatan Toba 2026 merupakan operasi kewilayahan bidang Harkamtibmas Lalu Lintas yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan represif secara selektif. Operasi ini bertujuan menekan potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2026 dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Tema operasi adalah “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat”, dengan sasaran utama meliputi orang, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup sosialisasi keselamatan berlalu lintas, safety riding dan driving, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, ramp check angkutan umum, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Sasaran khusus operasi difokuskan pada kendaraan angkutan umum, khususnya bus pariwisata dan kendaraan travel, pengemudi angkutan umum, serta perusahaan otobus dan badan usaha angkutan. Ramp check sebagai instrumen utama operasi dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis dengan tingkat mobilitas tinggi dan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, Polda Sumut mengerahkan sebanyak 2.023 personel, terdiri dari 100 personel Polda Sumut dan 1.923 personel Polres jajaran yang tergabung dalam dukungan operasi.
Melalui kegiatan Lat Pra Ops ini, diharapkan seluruh personel memiliki kesamaan pemahaman, kesiapan operasional, serta mampu melaksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026 secara profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah Sumatera Utara.(rel)












