Kota  

Presiden Prabowo Jujur, Purbaya Harus Tiru Pigai Memuji Presiden Biar Aman

CORAKNEWS.COM, MEDAN,– Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengatakan, Presiden Prabowo seperti belajar berbohong, dan sebaiknya segera memecat Purbaya yang buat berita atau temuan yang bisa mengganggu kinerja Presiden.

“Purbaya, Menteri Keuangan menyatakan Jokowi menjual Kalimantan ke Cina, Purbaya tidak membayar atau mempersoalkan Kereta Api Cepat atau Woods, Purbaya seperti mengajari Luhut Panjaitan,” kata Gandi Parapat menjawab wartawan, Selasa (24/3/2026).

Menurut Gandi, Purbaya tidak ingat itu semua Pembangunan. Masalah Pembangunan Purbaya jangan ikut ikutan mengkritisi Pemerintah, ingat apa yang disampaikan Presiden. Presiden akan 7menertibkan Pengamat atau Pengkritik jangan ganggu Pemerintah membangun.

“Jadi, kami harap Purbaya segera sadar tidak sejalan dengan Presiden, atau semua Pembantu Presiden. Pembantu Presiden sangat beretika seperti Pigai Menteri HAM orang pintar juara dikenal di LN , dan menjalankan tugas seirama, misalnya dia dengan tegas bicara HAM kepada orang yang tidak setuju dengan MBG, yang menurut kami juga MBG itu kejahatan intelektual, karena hampir setiap daerah keracunan dan orang tua tidak nyaman menunggu apa efek makan yang diberi Pemerintah,” tegasnya.

Lebih jauh kata Gandi, pegawai MBG bergaji besar, padahal kalau pemerintah jujur lebih bagus uang langsung dikasih ke murid melalui rekening.

“Pigai menghindar bicara HAM tentang penyiraman Air Keras ke Aktifis Kontras. Kalau Purbaya tidak mundur, bisa bisa Presiden memaksa dengan cara sendiri. Ingat Presiden itu manusia beretika, Prabowo mantan anak buah Jokowi, walaupun saat ini secara formal semua kita harus patuh kepada Presiden Prabowo. Tapi Prabowo sangat sulit menyentuh, benar tidak info yang disampaikan Purbaya ke Presiden, dan seluruh masyarakat melalui media,” jelasnya.

Menurut Gandi, Prabowo manusia jujur kita tau dari langkah dan sinar matanya, sama dengan Purbaya, tapi Prabowo sangat beretika berusaha tidak jujur atau berbohong.

“Kalau Purbaya masih tidak mau meniru Pigai, dan pembantu yang lain, jangan menyesal bisa sakit Struk atau mati kurus kerempeng,” pungkas Gandi.(Red/*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *