Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak SH SIK melalui Kasi Humas, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, Dalam hal pengiriman narkoba tersebut 1 orang pelaku berhasil diamankan yakni, MSN Als AWI (21) Warga Dusun Mancang Selatan, Desa Bake, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Aceh,” ucapnya, Rabu (8/4/2026).
Lanjutnya, Keberhasilan dari pihak bandara dan Sat Narkoba Polres Taput menggagalkan pengiriman narkoba tersebut, berawal dari rasa kecurigaan petugas Bandara Silangit ketika ada warga aceh yang mau berangkat tujuan Jakarta dari bandara Silangit.
“Curiga karena sebelumnya sudah pernah warga aceh ketangkap membawa narkoba jenis sabu dari Bandara Silangit, lalu pihak bandara melalui Airport Anauncement memanggil MSN Als AWI datang ke ruangan Khusus untuk melapor. Lalu, Tim Sat Narkoba Polres Taput langsung mengamankan pelaku dan menggeledah tas bawaannya,” ujarnya.
Saat dilakukan penggeledahan di dalam tas di temukanlah barang bukti sabu-sabu yang di simpan rapi di bawah lipatan baju seberat Bruto 782,3 gram.
Setelah di interogasi ditempat, MNS alias Alwi mengakui bahwa narkoba tersebut miliknya yang di bawa bersama dengan rekanya MA Alias Win dari medan dengan tujuan Sulteng (Sulawesi Tenggara) dan Lombok.
“Mereka tiba di bandara Silangit dari Medan Senin pukul 04.00 wib dini hari dan menginap di Aldos Villa di dekat bandara Silangit,” terangnya.
Mendengar keterangan MSN Als Alwi bahwa rekanya MA Alias Win masih di penginapan Aldos Villa. Lalu petugas mengejarnya namun, MA Als Win tidak ditemukan berada di kamar Aldos Villa tersebut. Namun, petugas menemukan koper warna pink di dalam kamar. Setelah kopernya di geledah petugas pun menemukan narkotika jenis sabu seberat 764 gram.
“Karena MA Alias Win melarikan diri ke arah medan, petugas pun mengejarnya. sedangkan MSN Alias Alwi di bawa ke Polres Taput untuk pemeriksaan. Hasil pemeriksaan terhadap Alwi, dirinya menjelaskan, bahwa sabu tersebut di jemput dari aceh utara untuk di bawa ke Kendari (Sulteng) dan Lombok.
Saat ini pihak Polres masih melakukan pengembangan terhadap keterangan dari pelaku MSN Als Alwi dari siapa sumber narkoba tersebut dan siapa penerima pengiriman sabu di Kendari dan Lombok,” pungkasnya. (Hotman).












