Daerah  

Pemkab Samosir Resmi Kelola Tiga Dermaga Strategis Hibah dari Kemenhub, Dorong Konektivitas dan Pariwisata Danau Toba

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR, – Kabar baik untuk masyarakat Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir kini resmi mengelola tiga dermaga penting di kawasan Danau Toba setelah menerima hibah aset Barang Milik Negara dari Kementerian Perhubungan RI. Ketiga dermaga tersebut adalah Dermaga Danau Mogang, Dermaga Nainggolan, dan Dermaga Bontean Lontung.

Penyerahan dokumen hibah dilakukan langsung oleh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sumatera Utara, Ariyandi Ariyus, M.M., kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir, Laspayer Sipayung, S.Sos. Momen bersejarah ini disaksikan Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, di Rumah Dinas Bupati, Kamis 18/6.

Dengan ditandatanganinya Berita Acara Penyerahan, ketiga dermaga tersebut kini sah menjadi milik Pemkab Samosir. Artinya, pelayanan transportasi perairan bagi masyarakat bisa dikelola lebih cepat, lebih dekat, dan lebih optimal.

Dorong Urat Nadi Ekonomi dan Pariwisata

Hibah ini bukan sekadar serah terima aset. Ini bentuk nyata dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas Samosir sebagai jantung pariwisata Danau Toba.

Dermaga adalah urat nadi mobilitas warga. Dari mengantar anak sekolah, distribusi hasil tani, hingga akses wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pulau Samosir.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi ini.

“Atas nama seluruh masyarakat Samosir, kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Sumut. Hibah ini sangat berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan konektivitas warga kami,” tegas Vandiko. Demikian keterangan resmi yang diterima Redaksi, Sabtu (20/6/2026)

Komitmen Pemkab: Aman, Nyaman, dan Produktif

Vandiko menambahkan, pengelolaan tiga dermaga ini akan difokuskan untuk dua hal besar. Pertama, memastikan transportasi warga lebih aman dan nyaman setiap hari. Kedua, mendukung Samosir sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

“Infrastruktur yang baik adalah kunci. Wisatawan jadi mudah datang, UMKM lokal bergerak, ekonomi daerah tumbuh,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Samosir berkomitmen penuh merawat dan mengoptimalkan seluruh aset dermaga. Tujuannya jelas: pemeliharaan lebih efektif, pelayanan publik makin prima, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Dengan resminya pengalihan aset ini, konektivitas antar kecamatan di Samosir diyakini akan semakin lancar.

Transportasi perairan yang aman dan andal akan mempercepat pembangunan daerah, sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *