Daerah  

Camat Sitiotio: Program Kampung Kreatif Gubernur Bobby Akan Jadi Berkat Bagi Masyarakat Sabulan

“Josro Tamba Ajak Warga Dukung Penuh Verifikasi Kampung Kreatif Sumut Berkah, – Sabulan Berpeluang Raih Bantuan Rp50 Miliar”

CORAKNEWS.COM, SITIO-TIO — Camat Sitiotio, Josro Tamba, berharap Desa Sabulan memperoleh kesempatan untuk dikembangkan melalui program Kampung Kreatif Sumut Berkah yang diinisiasi Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution. Ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama memastikan seluruh persyaratan, terutama kepastian lahan, dapat dipenuhi.

Hal itu disampaikan Josro Tamba saat mendampingi Tim Verifikasi dan Validasi Kampung Kreatif Sumut Berkah yang dipimpin Ketua Tim Benny P. Girsang turun langsung meninjau Desa Sabulan, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir, Jumat (9/10/2026).

Kehadiran tim disambut antusias oleh Pemerintah Desa dan masyarakat Sabulan. Desa Sabulan sendiri saat ini diusulkan Pemkab Samosir sebagai salah satu dari 45 desa di Sumatera Utara yang bersaing memperebutkan program bantuan keuangan Provinsi mulai dari Rp5 miliar hingga Rp50 miliar.

Camat Sitiotio menegaskan, program Gubernur merupakan peluang besar yang tidak boleh disia-siakan masyarakat.

“Program Bapak Gubernur akan menjadi berkat bagi masyarakat. Apabila desa ini memperoleh nilai terbaik maka akan mendapat alokasi anggaran dan akan banyak pengembangan. Mari kita dukung bersama. Semoga kita bisa mendapatkan pembangunan ini,” ujar Josro.

Menurut Josro, Desa Sabulan memiliki modal yang sangat kuat untuk lolos verifikasi. Selain panorama persawahan terasering dan Bukit Sipatungan yang menghadap Danau Toba, Sabulan juga menyimpan nilai sejarah sebagai titik nol keturunan Si Raja Lontung, situs budaya, tradisi, dan potensi ekonomi kreatif masyarakat.

Ia menambahkan, dukungan Pemkab Samosir melalui pembangunan akses Jalan Provinsi Simpang Gonting–Janji Raja yang menghubungkan Humbang Hasundutan menuju Samosir akan semakin memperkuat posisi Sabulan sebagai pintu gerbang wisata dan Kampung Kreatif.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi soal membuka ruang bagi masyarakat menjadi pelaku utama ekonomi kreatif. Potensi kuliner khas Batak, kerajinan alat musik tradisional, souvenir, dan seni pertunjukan kita ada semua di Sabulan,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Verifikasi Benny P. Girsang menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk mencocokkan proposal senilai Rp50 miliar yang diajukan Pemkab Samosir dengan fakta di lapangan, termasuk kesiapan masyarakat dan kejelasan aset lahan.

“Jika terpilih menjadi Kampung Kreatif, masyarakat juga harus kreatif, harus mendukung pembebasan lahan. Tidak cukup hanya di atas kertas, penataan kawasan dan situs harus sesuai dengan fakta di lapangan,” tegas Benny.

Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Bapperida telah menyusun konsep penataan Sabulan secara terintegrasi meliputi penataan sawah terasering, rest area dan gerai UMKM, penataan objek wisata Sipatungan, situs budaya, air bersih, jalan antar dusun, irigasi pertanian, hingga peningkatan RTLH dan pengadaan bibit buah untuk menjaga ekosistem.

Melalui program Kampung Kreatif Sumut Berkah, Sabulan diharapkan mampu mengubah kekayaan lokal yang selama ini menjadi identitas desa menjadi kekuatan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *