Ajakan tersebut disampaikan Kapolda Sumut saat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Jalan H. Misbah Nomor 18, Medan, Minggu (18/10/2026).
Kapolda Sumut tiba di gereja sekitar pukul 08.30 WIB, didampingi Wakapolda Sumut serta sejumlah pejabat utama Polda Sumut, yakni Dirkrimum, Dirsamapta, Kabid TIK, Kabid Dokes, dan Kabid Propam. Kedatangan rombongan disambut oleh pengurus Gereja HKBP Sudirman.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara yang merupakan miniatur Indonesia.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Masyarakat harus bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif di media sosial yang dapat memecah belah kerukunan,” pesannya.
Selain menjaga kerukunan, Kapolda Sumut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama antara Polri dan masyarakat, sehingga pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan sosial.
“Mari kita bersama-sama mencegah dan memerangi peredaran narkoba melalui gerakan Masyarakat Sumut Perangi Narkoba, Polri Bersama Masyarakat. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama demi melindungi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Kapolda Sumut juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah kejahatan jalanan, termasuk aksi pencurian dengan kekerasan atau begal, guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Ia turut mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Sementara itu, Pdt. Mangatur Simanungkalit menyampaikan bahwa pihak Gereja HKBP Sudirman pada prinsipnya mendukung program Kapolri dan Kapolda Sumut, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Kegiatan Minggu Kasih ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta tokoh agama.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menjaga toleransi, mencegah gangguan kamtibmas, dan mendukung terciptanya situasi yang aman dan damai di Sumatera Utara.
GBI Rumah Persembahan
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”. Program tersebut menjadi upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, termasuk jemaat gereja, dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Sumatera Utara.

Komitmen itu disampaikan Kapolda Sumut saat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GBI Rumah Persembahan, Medan, Minggu (18/10/2026) sore.
Kapolda Sumut mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Kapolri yang mendorong kehadiran polisi di tengah masyarakat, termasuk melalui silaturahmi dengan warga yang sedang menjalankan ibadah.
“Pada hari ini kami menjalankan program Bapak Kapolri, yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kami hadir di tengah masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah. Tujuannya untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan dan ketertiban, serta lingkungan di wilayah Sumatera Utara,” ujar Irjen Pol. Sonny Irawan.
Menurutnya, sebagai Kapolda Sumut yang baru, silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi serta memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menegaskan, upaya menjaga kondusivitas wilayah tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kapolda Sumut juga berharap program Polisi Bersama Masyarakat dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Harapan kami, melalui tagline Bapak Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Polri benar-benar dapat diterima oleh masyarakat, bukan ditakuti. Kami ingin memberikan pelayanan yang baik dan membangun hubungan yang semakin dekat dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polda Sumut terus mendorong terjalinnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat toleransi, kebersamaan, dan kepedulian dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Kapolda Sumut berharap sinergi yang terbangun bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dapat mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Sumatera Utara.(rel)












