Kepercayaan Pusat Mengalir ke Samosir, Bappenas & Inggris Kucurkan Rp 6,9 Miliar Bangun PATS Kedua di Desa Pakpahan Onan Runggu

ADVERTORIAL

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR, – Kepercayaan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Samosir dalam mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan kembali dibuktikan secara nyata. Setelah sukses di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) senilai Rp 6,9 Miliar kini dilanjutkan diDesa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu.

Pembangunan infrastruktur hijau tersebut ditandai dengan groundbreaking oleh Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas *Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Deputy Development Director UKFCDO Jakarta *Freddie Brunt, Sabtu (03/10/2026).

Prosesi groundbreaking berlangsung khidmat, diawali dengan ritual adat masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat, sekaligus doa dan harapan agar pembangunan berjalan lancar serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dari 96 Ton Menjadi 288 Ton Per Tahun

Deputi Bappenas Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo mengatakan, setelah pembangunan PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus, program tersebut diperluas ke Desa Pakpahan untuk memperbesar dampak positif bagi masyarakat.

Infrastruktur hijau ini dirancang khusus menyesuaikan kondisi topografi Samosir yang berbukit, dengan sistem pemompaan yang mengalirkan air menuju lahan pertanian di dataran yang lebih tinggi.

PATS Pakpahan ditargetkan mampu mengairi sekitar 73 hektare lahan persawahan tadah hujan dan memberikan manfaat langsung bagi lebih dari 903 jiwa petani.

Pemanfaatan energi surya juga akan memangkas total kebutuhan BBM untuk operasional pompa, meningkatkan efisiensi pertanian sekaligus membantu menurunkan emisi karbon.

Dengan adanya PATS, frekuensi tanam petani akan meningkat dari 1 kali menjadi 2-3 kali setahun, sehingga produksi panen padi diproyeksikan melonjak drastis dari 96 ton per tahun menjadi 288 ton per tahun.

Leonardo Adypurnama mengapresiasi Pemerintah Inggris, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Bupati Samosir yang dinilai sangat progresif dalam memperkuat komitmen pembangunan rendah karbon, termasuk dukungan penyediaan lahan bersama masyarakat untuk tapak panel surya, jalur pipa dan reservoir.

“Fasilitas ini hadir sebagai pengungkit kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan secara intensif dan berkelanjutan. Samosir ini berdiri sebagai model percontohan nasional untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas yang siap direplikasi di penjuru Indonesia,” kata Teguh.

Komitmen Bupati Vandiko: Jawab Kebutuhan Petani

Pembangunan PATS Pakpahan menjadi langkah konkret memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Kepercayaan pemerintah pusat tersebut sekaligus memperkuat komitmen Bupati Vandiko Timotius Gultom untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Samosir.

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian PPN/Bappenas yang didukung Pemerintah Inggris melalui UKFCDO Jakarta.

“Ini merupakan kepercayaan yang harus kita jaga. Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendorong pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Dengan ketersediaan air yang lebih baik, kita berharap produktivitas pertanian meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani,” ujar Vandiko.

Keberlanjutan pembangunan PATS di Samosir menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, mitra internasional dan masyarakat dapat melahirkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus memperkuat arah pembangunan Samosir yang memadukan peningkatan produktivitas dengan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan.

Dua PATS, Satu Tujuan: Samosir Mandiri Pangan dan Energi.

Dengan total nilai investasi lebih dari Rp 13 miliar untuk dua lokasi, Samosir kini menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang memiliki dua PATS skala besar berbasis energi surya untuk pertanian.

Kolaborasi: Kementerian PPN/Bappenas – Pemkab Samosir – UK International Development – Program LCDI2. (SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *