Daerah  

Komitmen Perkuat Ekonomi, BI dan Bupati Samosir Tandatangani Pembentukan Tim Percepatan Ekspor

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR, – Festival Tao Toba Joujou 2026 resmi dimulai untuk keempat kalinya di Kabupaten Samosir. Pembukaan dilakukan oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera, dengan simbolis petikan benang pada tenun ulos di Segmen V Waterfront City Pangururan, Kamis (06/08/2026).

Petikan benang ulos menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan selama 4 hari yang merajut kolaborasi budaya, pariwisata, UMKM, dan sektor pertanian. Namun yang menjadi sorotan utama pada pembukaan kali ini adalah penandatanganan Komitmen Pembentukan Tim Percepatan Ekspor Kabupaten Samosir oleh Bank Indonesia dan Pemkab Samosir.

Langkah Strategis Dorong Produk Samosir Tembus Pasar Global

Penandatanganan ini menjadi bukti nyata keseriusan Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Samosir.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Bank Indonesia bersama Pemkab Samosir dalam membentuk Tim Percepatan Ekspor Kabupaten Samosir. Sinergi ini adalah bukti komitmen bersama untuk meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom.

Bupati Vandiko menegaskan, melalui tim ini produk-produk Samosir seperti kopi, kerajinan ulos, dan hasil agro lainnya diharapkan mampu naik kelas dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“SAMOSIR Go Internasional, Samosir Naik Kelas. Dengan kolaborasi ini, kami yakin produk-produk Samosir akan semakin dikenal hingga ke pasar ekspor,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Perwakilan BI Sibolga, Riza Putera. Ia menyebut pembentukan Tim Percepatan Ekspor sejalan dengan tugas BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM, digitalisasi, dan perluasan pasar.

“Bank Indonesia sangat senang ketika peran mendorong ekonomi daerah disambut dengan kolaborasi kuat oleh pemerintah daerah. Tim ini akan menjadi akselerator agar UMKM Samosir tidak hanya tampil di festival, tetapi juga menembus pasar ekspor,” ujar Riza.

Festival Jadi Ekosistem Penguat Ekonomi

Festival Tao Toba Joujou 2026 mengusung tema “Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi: Sinergi Penguatan Potensi Daerah untuk Akselerasi Pariwisata Danau Toba”.

Bupati Vandiko menyampaikan festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang bertemunya budaya, UMKM, dan sektor agro yang mendapatkan pendampingan langsung dari Bank Indonesia agar naik kelas.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Samosir berkomitmen menaikkan plafon pembiayaan UMKM hingga Rp100 juta dengan bunga 0% yang ditanggung pemda. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan business matching pembiayaan: Bank Sumut Rp500 juta, BNI Rp300 juta, Bank Mandiri Rp200 juta, dan BRI Rp170 juta.

Riza Putera menambahkan, festival tahun ini ditargetkan dikunjungi 55 ribu orang. Produk unggulan dari wilayah kerja BI Sibolga juga akan dibawa ke Festival Karya Kreatif Indonesia di Jakarta Agustus mendatang.

Transaksi digital selama festival juga terus meningkat. Dari Rp1,9 miliar pada 2024 menjadi sekitar Rp2,5 miliar pada 2025.

Hadirkan Budaya dan Ekonomi Sekaligus

Pembukaan juga dimeriahkan Parade Budaya dan Agro dari 9 kecamatan, Festival Ulos Boruni Raja, Festival Kopi Para Raja, pasar murah, hingga penampilan grup band Cokelat.

Turut hadir Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah, Deputi Direktur OJK Regional 5 Sapriandi, Deputi Direktur BI Sumut Darius Tirtosuharto, Kadiv LPS I Pramuji Novri Haryanto, BPODT, Forkopimda, dan pimpinan OPD.

“Festival Tao Toba Joujou telah menjadi simbol bagaimana budaya menjadi kekuatan ekonomi. Ini menghubungkan warisan leluhur dengan peluang masa depan, sekaligus memperkuat Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan,” pungkas Bupati Vandiko. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *