Daerah  

Perkuat Pertanian Rendah Karbon, Bupati Samosir Terima Tim Oxford Policy Management Inggris Tinjau Proyek Pompa Surya

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR, – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menerima kunjungan Tim United Kingdom Oxford Policy Management Limited (OPML UK) bersama Tim Low Carbon Development Initiative (LCDI) di Rumah Dinas Bupati Samosir, Selasa 12 Mei 2026.

Kunjungan ini bertujuan meninjau progres pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Kabupaten Samosir. Proyek tersebut merupakan dukungan Pemerintah Inggris melalui Kedutaan Besar Inggris di Indonesia bersama program LCDI.

Hadir dalam pertemuan itu Senior Leader Private Sector Climate Finance OPML UK Naveed Chaudry, Team Leader Program LCDI-2 Arnold Sitompul, WS 2 Lead LCDI/OPML Abdul Azis Muslim, dan Senior Provincial Coordinator LCDI/OPML Agus Marwan. Turut mendampingi perwakilan Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Andriadi dan Mediana Sitorus.

Bupati Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Inggris dan tim LCDI. “Kami sangat terbantu dengan pembangunan pompa air tenaga surya ini. Fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian di Samosir,” ujarnya.

Vandiko menegaskan Pemkab Samosir berkomitmen penuh mendukung program pembangunan rendah karbon. “PATS adalah langkah strategis meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menekan biaya operasional petani melalui pemanfaatan energi matahari,” jelasnya.

Ia berharap sinergi ini berlanjut pada program lain yang memberi manfaat langsung. “Kami siap mendukung berbagai program yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Vandiko.

Saat ini Samosir telah memiliki lima unit PATS. Pada 2026 akan dibangun lima unit tambahan, termasuk dukungan Pemerintah Inggris. Dengan demikian, total PATS di Samosir menjadi 10 unit. Empat unit di antaranya bersumber dari APBD Kabupaten Samosir dan Pemprov Sumut.

Sementara itu, Team Leader LCDI/OPML Arnold Sitompul menyebut Samosir dipilih karena komitmen nyatanya dalam pembangunan rendah karbon. “Pemkab Samosir sudah lebih dulu menginisiasi PATS. Inisiatif ini sangat baik dan perlu didukung agar manfaatnya makin luas,” kata Arnold.

Ia menambahkan, progres pembangunan berjalan baik dan berharap PATS dapat segera dioperasikan setelah seluruh tahapan rampung.

Pemkab Samosir terus mendorong pembangunan berorientasi keberlanjutan dan inovasi. Melalui kolaborasi berbagai pihak, Samosir optimistis mewujudkan pertanian modern yang maju, mandiri, dan ramah lingkungan. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *