CORAKNEWS.COM, SIANJUR MULA-MULA – Anggota DPRD Kabupaten Samosir Dapil IV (Sianjur Mula-mula, Harian dan Sitiotio) Pantas Limbong bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir Dr. Tumiur Gultom, SP, MP dan Kepala Desa Aek Sipitudai meninjau langsung operasional Pompa Air Tenaga Surya (PATS) / Irigasi Perpompaan di Desa Aek Sipitudai, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Rabu (23/09/2026).
Kehadiran mereka di lokasi untuk melihat secara dekat operasional PATS yang sumber airnya berasal dari aliran sungai dan memastikan bantuan tersebut berfungsi optimal bagi petani.
Berdasarkan prasasti di lokasi, kegiatan tersebut merupakan Kegiatan Irigasi Perpompaan Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian RI di Kabupaten Samosir T.A. 2026. Pelaksana UPKK Poktan Dalito, Desa Aek Sipitudai dengan pagu Rp. 153.000.000,- bersumber dari APBN TP. Propinsi TA. 2026 dengan target lahan 10 Ha.
Kepala Desa Aek Sipitudai dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa senang dan terima kasih atas dibangunnya PATS di desanya.

“Kami dari Pemerintah Desa sangat senang dibangun PATS ini. Sangat membantu disaat musim kering, lahan petani yang selama ini kesulitan air sekarang bisa terairi. Kami mengharapkan bantuan 3 unit lagi di desa kami untuk membantu petani disaat musim kering,” ungkap Kades Aek Sipitudai.
Sementara itu, Anggota DPRD Samosir Pantas Limbong sangat mengapresiasi kinerja Bupati Samosir yang terus berjuang melakukan lobby-lobby ke pemerintah atasan dalam menghadirkan pompa air seperti ini disaat anggaran kabupaten yang terbatas.
“Saya sangat mengapresiasi Bapak Bupati Samosir Vandiko Gultom yang terus berjuang lobby ke pusat untuk menghadirkan pompa air seperti ini, di saat anggaran kabupaten kita terbatas. Juga kepada Ibu Kadis Pertanian yang terus melakukan komunikasi dan terus turun ke lapangan melihat langsung kebutuhan petani. DPRD Samosir juga siap bersinergi dengan Dinas Pertanian untuk menghadirkan pompa-pompa air seperti ini di Dapil IV,” tegas Pantas Limbong.
Hal senada dirasakan petani. Seorang petani bernama Panal Sagala menyambut sangat baik kehadiran pompa tersebut dan menyebut momentnya tepat waktu.
“Kehadiran pompa ini sangat baik dan momentnya tepat waktu. Karena sebelumnya lahan persawahan yang agak tinggi gagal panen karena kekeringan.
Namun dengan kehadiran pompa ini harapan kami hasil panen akan semakin baik. Terima kasih kepada pemerintah, tolong dibantu lagi tambahan untuk daerah-daerah yang tinggi areal persawahannya,” harap Panal Sagala.
Dengan beroperasinya PATS ini, diharapkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Desa Aek Sipitudai semakin meningkat. (SS).












