Daerah  

Siswa SDN 7 Pardugul Kini Mengungsi, Kadis Jonson Gultom : Jangan Sampai Anak Putus Sekolah Karena Bencana

CORAKNEWS.COM, SAMOSIR,– Duka keluarga Rabando Sitanggang/br. Sagala alias Ama Dion di Dusun II, Desa Pardugul, Kecamatan Pangururan, mendapat perhatian cepat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir.

Rumah mereka luluh lantak, setelah ditimpa pohon kemiri yang tumbang, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, Rabando bersama istri dan dua anaknya, yang masih sekolah di SD Negeri 7 Pardugul, yakni Dion Fransiskus Sitanggang, kelas V dan Leo Roberto Sitanggang, kelas IV, terpaksa mengungsi ke rumah saudara.

Mendengar kabar dua siswanya terdampak bencana, Kadis Pendidikan Samosir Jonson Gultom, S.Pd, langsung memimpin jajaran Disdik mengunjungi keluarga korban, Kamis (7/5/2026).

Rombongan menyerahkan donasi sebesar Rp12.000.000, yang dihimpun secara spontan dari kerelaan seluruh staf, kepala sekolah, dan guru se-Samosir.

“Kami datang bukan hanya sebagai dinas, tapi sebagai orangtua. Jangan sampai Dion dan Leo putus sekolah, karena rumah roboh. Donasi Rp12 juta ini untuk bantu bangun rumah lagi, dan yang utama: pastikan anak-anak tetap nyaman belajar,” tegas Kadis Jonson Gultom saat menyerahkan bantuan.

Bantuan ini, ditujukan untuk membantu membangun kembali rumah korban,  sekaligus memulihkan ekonomi keluarga,  agar dua siswa SD tersebut dapat kembali belajar dengan tenang.

Rabando Sitanggang didampingi Kepala Desa Pardugul menyampaikan, rasa haru dan terima kasihnya.

“Terima kasih banyak untuk Bapak Kadis dan semua guru-guru Samosir. Kami tidak menyangka secepat ini dibantu. Doa kami, Dinas Pendidikan makin diberkati Tuhan atas cinta kasihnya. Biar anak kami Dion dan Leo bisa belajar baik lagi, kalau rumah sudah berdiri,” ucapnya lirih.

Hadir dalam penyerahan : Sekretaris Dinas Ronald Sinaga, Kabid Dikdas SD Jauraja Sidauruk, Ketua PGRI Samosir Rianto Naibaho, Ketua K3S Simanindo Nurberty Sitanggang, S.Pd, Ketua K3S Pangururan, jajaran MKKS SMP, serta Kades Pardugul dan keluarga korban. (SS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *